우편
17 September 2009
Lyrics: D'MASIV - Jangan Menyerah
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal putus asa
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugrah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal putus asa
Dan tak kenal putus asa
Lyric: SHINee - One For Me
Banggeum
Geunyeo jeonhwa badgo saenggagi chammanha jyeosseo
Eojae
Sarang hadeon naein naegae beorim badatdae
[Key]
Jigeum
Ulmeo gideon geunyeol dalrae jureo gajiman nan
Naeshim
Gibbeo jineun maeumeul chameul sooga eobtneundae
[Onew]
Nan eenareul gida ryosseo
Neo ggaereul bilryeo jumyeo
Nun mureul daggajugo
Geunyoye eopae
Yongwonhi gyeotae
Nae jaril man deuleo neugoseo
Chingu anin
Namjaro byeonhae
Seul peumeun eobdorog
Jikeo julgeo rago
Hana jumyeo malhal goya
[JongHyun]
Malhal goya
[Taemin]
jeogi
Du mureupae ggogae pamu guseo euneun kkenyo
[Onew]
Meonjeo
Ju meoniwi sonsugeon ggeonae ggeonae jugoseo
[Minho]
Ijhyo
Ijhyo jilgeoya nal mideo
[Key]
Mideo
Geu reohgae wireulhae jugo
Ijhyae
Neo maneul barabwa julsaram mannara haesseo
[Onew]
An sseureoun geunyeo jiman
Geu deoug nyaebbo buyeo
[JongHyun]
Gieogo wo neureun
Geunyoye eopae
Yongwonhi gyeotae
Nae jaril man deuleo neugoseo
Chingu anin
Namjaro byeonhae
Seul peumeun eobdorog
Jikeo julgeo rago
Hana jumyeo malhal goya
[TaeMin]
Geut dorogg geuryeo oshigan geunyeo
[Key]
Nae pumae gidae olgo itjiman
[Minho]
Isungan naneun geunyeol wihan
[Onew]
Joheun swil jariga dwaesseo
Like a blanket
[JongHyun]
Nan bonyeon seomi deumeul
Jiwo beoril suitgae
Deum jighan namja dwael geoya
You are the one for me
Geunyoye eopae
Yongwonhi gyeotae
Nae jaril man deuleo neugoseo
Chingu anin
Namjaro byeonhae
Seul peumeun eobdorog
Jikeo julgeo rago
Hana jumyeo malhal goya
Geunyeo mam soogae
Jibeul jieullae
Neu gudo boosul sueobt dorog
Sarangeuro
Apeumi bulgo
Nunmuri saeeodo
Muneo jiji hanneun
Aju teunteunhan ansik cheoreol
[Minho]
Oh deubeon dashineun noji anha
Haeeojin hu geunyeoga nareul chaja
Gidaryeo wadeon geunyeo janha
Angyeo geu daereul bbakkeu nama middo
[Key]
Geu saramini gaseumae namgin sarangwi sangcheo
Micheo ijji mothal chueog jiwoga
Sarangeun sarangeuro ijhyeo jyeoga
Jaijae neo yeoppeu nareulbwa
09 September 2009
FF [On Writing]: Vague
Tahun ajaran baru.
(Min Ho)
Tak jauh dari tempatku berpijak. Ku lihat seorang gadis yang tampak menarik di barisan siswa-siswi baru, sama denganku. Ia tampak tidak peduli dengan sekitarnya dan sibuk mengunyah permen karet, dan mungkin juga sedang asik mendengarkan musik, karena ditelinganya tersemat headset mungil. Hmm.. aku ingin lebih mengenalnya.
***
(Hyun Ah)
Hahh, tahun ajaran baru. Membosankan. Paling akan ku lewati hari-hari sma ku ini seperti biasanya. Sendiri. Menyedikan. Tidak adakah hal menarik lainnya? Tidak. Aku akan tetap pada kesendirianku. Begini lebih baik.
***
(Min Ho)
Beruntungnya aku. Ternyata aku sekelas dengannya. Tampak ia duduk sendiri di bangku pojok belakang. Melamun? hmm.. tanpa pikir dua kali aku langsung menghampirinya.
"Annyeong, boleh aku duduk disini?"
Ia melepas headsetnya yang selalu tampak bersama.
"Mianhae, tadi kau bicara apa?"
"Boleh aku duduk disini?"
Ragu, ia melihat kesekeliling kelas.
"Ne silahkan."
Setelah itu ia kembali mengenakan headsetnya.
"Perkenalkan, aku Min Ho, Choi Min Ho." Aku mengulurkan tanganku padanya.
Ia tampak memperhatikan tanganku sesaat.
"Mm.. aku Hyun Ah, Kim Hyun Ah." jawabnya sambil tersenyum.
Aigo ia tersenyum! Baru kali ini ku lihat senyuman yang begitu indah, dan sekali lagi ku katakan beruntungnya aku, kini ku tahu namanya. Kim Hyun Ah. Nama yang bagus.
***
(Hyun Ah)
Aku melamun dikelas baruku dan…sendiri. Hanya ipod dan lagu-lagu inilah hingga aku dapat tetap bertahan dalam sepi. Eomma, appa, bisakah kita bahagia seperti dulu. Aku rindu.
"Annyeong…duduk disini?"
Tampak seorang cowok bicara padaku.
Aku?
"Mianhae, tadi kau bicara apa?"
"Boleh aku duduk disini?"
Bolehkah?
Aku bertanya pada diriku sendiri.
Ku lihat kesekeliling kelasku, tidak tampak ada bangku yang kosong.
Masa aku biarkan dia gelar tikar dilantai?
"Ne silahkan." jawabku sekenanya.
Mau bagaimana lagi. Ku teruskan aktifitasku seperti biasa. listen the music.
"Perkenalkan, aku Min Ho, Choi Min Ho." Cowok bernama Min Ho itu mengulurkan tangannya padaku. Aku ragu. Bolehkah aku berkenalan dengannya?
"Mm.. aku Hyun Ah, Kim Hyun Ah." Aku tersenyum. tak dapat dipungkiri bahwa aku merasa sedikit bahagia karnanya.
***
1minggu kemudian.
Sejak mereka berkenalan, jarang sekali Min Ho dan Hyun Ah saling bicara. Hyun Ah tetap pada dunianya sendiri dan mendengarkan musik disetiap waktunya. Yah saat pelajaran sih Hyun Ah melepaskan headset ipodnya dan fokus terhadap apa yang guru terangkan, kecuali saat pelajaran matematika. Sedangkan Min Ho bingung dengan apa yang harus ia lakukan pada teman sebangkunya yang misterius ini.
***
(Min Ho)
Sedikit demi sedikit aku mulai mengenalnya dalam kesunyian diantara kami. Hyun Ah itu memiliki senyum yang indah bagi ku juga misterius dan … ku rasa ia tidak menyukai matematika. Karena setiap pelajaran matematik, Hyun Ah tidak sekalipun memperhatikan guru yang menerangkan.
Begitukah sikapnya pada apa yang ia tidak suka? Bagaimana denganku? Aku bingung harus berbuat apa agar kau dapat melihatku Hyun Ah.
***
"Mendengarkan musik lagi?" Tanya ku saat pelajaran matematik.
"Begitulah."
"Kau tidak memperhatikan pelajaran ini?"
"Malas"
"Benci?"
"Hanya tidak suka."
"Sama saja."
"Itu dua hal yang berbeda."
"Apanya?"
"Kata orang kalau benci bisa jadi cinta, tapi kalau tidak suka ya tidak suka saja. dan aku yakin aku tidak akan pernah suka matematik!"
Whoaa.. tak kusangka Hyun Ah anak yang polos juga, dan baru kali ini kami berbicara banyak.
Bisakah selalu seperti itu?
***
(Hyun Ah)
Ah bodohnya aku! Kenapa hari ini aku banyak bicara? Ada apa dengan pria ini? Karnanya aku merasa … entahlah aku tidak mengerti.
***
Akhirnya Min Ho tau penyebab Hyun Ah yang begitu tertutup. Hyun Ah merupakan anak dari seorang kepala mafia yang punya pengaruh besar didaerahnya dan ia sendiri tidak pernah berkomunikasi dengan orang tuanya sejak ayahnya menjadi ketua mafia, ibunya sibuk dengan urusannya. Menghambur-hamburkan uang. Saat itu Hyun Ah baru berumur lima tahun. Hyun Ah kecil tidak pernah dapat teman selama hidupnya karna banyak yang takut berteman dengan anak seorang mafia. Salah-salah bisa dibunuh. Begitu fikir mereka. Hyun Ah sedih karna sepanjang hidupnya selalu kesepian. Hanya bodyguard-bodyguard suruhan ayahnya saja yang selalu disekitarnya untuk berjaga-jaga. Hyun Ah kecil mulai menutup diri dan hatinya, hingga sekarang. Ia selalu takut untuk memulai. Ia takut ditinggalkan sendiri lagi. Namun tidak bagi MinHo. Min Ho tidak takut akan hal-hal buruk itu. Ia telah jatuh cinta pada Hyun Ah.
Lyric: Super Junior – Reset
Neo ije jeongmal amu reohji anya myonseo
Neo ittageum byeol illanin geun naege moodji
Jeongmal neega amu reohji anha bohini
Geureoni
[Donghae]
Nan ajikdo neoreul bomyeon gaseumi apa
Geum serado nunmuri ssoda jil ggabwa
Aesseo nan pabo cheoreom wootgo inneun geol
Moreuni
[Ryeowook]
Eejjen Ottokke nowa naega
[Sungmin]
Dashiye jeon cheoreom
[Donghae]
Chingu illsoo inni
[Ryeowook]
Jeongmal geureol soo inni
Eerogeomi
Press the reset
Press press the reset
[Donghae]
Nan neol
Neo maneul boodgo ineundae
Press the reset
Press press the reset
[Siwon]
Nan neol
Neoreul ijeul soo eobneundae
Press the reset
Press press the reset
[Ryeowook]
Nae ape seo ineunnae
Ottokke no heuran geoni
Press the reset
Press press the reset
[Donghae]
Reset reset
[Kangin]
Reset
[Shindong]
Geu daeyeo moo seun marigado haeyo
Geuri ume gaseum sogi mieo
Geu daedo geureo dago tell me
Nae shimjangi mom chobeoryeo soonmi
Makhyeo nae eunchwo neun amool jiga anha
Oneuldo geudae omneun binjari gooseok gooseok
Gadeukki nunmuri maechyo
[Eunhyuk]
Hokshi raddo geudae googee olgga
Nae saenggak gakkeu mina halgga
Goong geumhae meechitt geot gatta
Ireonne mam geut daeneun alkka
Saranghae saranghae
Yagsok halge son ggwak jabeulge
Mianhae mianhae
Dorawa jweo press the reset
[Yesung]
Jeongmal oori jeongmal doraga soo eobseulgga
Geunal oori cheoreum majoo chyeo deon geunallo oh
Geunallo doragal soo eobseulgga jebal
Oh jebal
[Ryeowook]
Eojjeo myeon hokshi rado manyagen moodo
Aesseo nareul wihae wootgoo ittdamyeon
[Kyuhyun]
Jeongmal geureon geo ramyeon
Ije dorawa
Press the reset
Press press the reset
[Kangin]
Nan neol
Neo maneul boodgo ineundae
Press the reset
Press press the reset
[Leeteuk/Ryeowook]
Nan neol
Neoreul ijeul soo eobneundae
Press the reset
Press press the reset
[Yesung/Kyuhyun]
Nae ape seo ineun neol
Ottokke no heuran geoni
Press the reset
Press press the reset
[Donghae]
Reset
[Ryeowook]
Reset
[Yesung]
Charari neega
Do neya halkka
[Ryeowook]
Ije nohwa joon heunge
[Kyuhyun]
Nao reul wihan nirilgga hajiman
[Yesung]
Neoreul yong seohae
Geureol soo eobseo
[Ryeowook]
Neo reul ijeul soo eobseo
[Kyuhyun]
Dorawa
[Kangin]
Press the reset
Press press the reset
[Donghae/Yesung]
Nan neol
Neo maneul boodgo ineundae
[Leeteuk]
Press the reset
Press press the reset
[Sungmin]
Nan neol
Neo reul ijeul soo eobneundae
Press the reset
Press press the reset
[Ryeowook]
Nae ape seo ineunnae
Ottokke no heuran geoni
Press the reset
Press press the reset
[Kyuhyun]
Reset
[Ryeowook]
Reset
[Yesung]
Reset
04 September 2009
Aku dan Masa Depan
lelah
materi
materi
teka.teki ini rumit bagiku
manja
hanya bisa merengek
aku tidak ingin seperti itu!
aku belum bisa mandiri
belum bisa berdiri sendiri
aku takut hari esok
aku takut menghadapi rintangan
pengecut
aku manusia yang lemah
aku wanita pengecut
namun banyak impian yang ingin kuraih
bingung
sangat bingung
apa yang harus aku lakukan
pusing
rasanya otakku siap meledak
aku sangat butuh bantuan
tapi pada siapa?
menangis
ingin menangis
aku benar.benar merasa sediri
belajar
banyak yang percuma akhir.akhir ini
sulit dimengerti
ada apa dengan ku?
si cerdas itu kini pergi kemana?
dimana gadis kecil yang tangguh itu?
aku tak berdaya
terkungkung dalam keterpurukan
terlanjur menyerah
tidak ada motivasi
bagaimana masa depanku nanti?
hanya ingin berangan.angan?
TIDAK!
aku harus bangkit
ini sangat sulit bagiku
aku butuh penolong
tolong aku!