우편

23 Agustus 2009

FF [One Shot]: One For Me



This story just fanfiction ok^^ maaf kalo agak aneh ceritanya! Bonus pikkunya MinHo.. Hhehe*

One For Me

"Saranghaeyo Choi Min Ho."
"Hehh! atas dasar apa kamu mengatakan itu pada ku? Bahkan aku tak mengenal siapa dirimu." Hoo, pangeranku yang dingin,, juga galak.
"Atas dasar hati ku yang selalu ada untukmu. Mm,, kalau begitu perkenalkan aku Shin Min Ji." Kataku seraya mengulurkan tangan dan memberikan senyuman terbaikku. Tapi apa balasannya? Cowok itu menatapku sebentar, lalu menghela napas dan berbalik badan. Endingnya Min Ho berjalan pergi meninggalkan ku dengan tangan dan senyum ku yang masih menggantung lalu membeku kaku. Teganyaaa..! TT.TT

Aku sudah mempersiapkan diri akan hal-hal buruk yang akan terjadi jika aku mengungkapkan perasaanku ini. Tapi tetap saja sakit. Hhuhuhu.. Choi Min Ho, lihat saja, aku tidak akan mudah menyerah, aku akan buat kau melihatku! Min Ji hwaiting!

***

2 minggu kemudian...

Setiap hari aku tidak pernah absen untuk menemui Min Ho walau akhirnya aku di usir atau di acuhkan. Bahkan hari ini pun aku pulang bersama dengannya. Disampingnya! Whoa betapa senangnya aku. Kalian pasti iri pada ku? Iya kan iya dong? Hehehe..
"Hei Min Ji! Tidak bosan apa selalu mengikutiku?"
Ok tadi aku agak hiperbolis:p Faktanya, aku ini hanya pengekornya saja. Kalian pasti berfikir aku agresif. Mau bagaimana lagi. Memang itu yang harus aku lakukan pada pangeran kutub utara ini.
Kalian ingin tau mengapa aku begitu suka padanya? Mari kita Flash Back ke 3 minggu yang lalu.

*Flash Back

Dulu aku juga tidak suka pada Choi Min Ho yang arrogant juga kasar, namun pada suatu ketika ia melakukan hal yang buat aku jatuh cinta padanya. Seorang Choi Min Ho yang selalu tampak seperti ketua gangster itu menyelamatkan seekor anak kucing yang terhanyut disungai (hah alasan macam apa tu?=_=;) ia rela basah-basahan demi menyelamatkan seekor kucing mungil.
Mungkin cerita ini seperti di komik-komik pada umumnya. Tapi memang itu yang terjadi. Aku Jadi terharu mengingatnya.
Oh iya, aku baru sadar, selama aku mengekorinya ia tidak pernah mengusirku, yah kecuali 3 hari pertama. Min Ho hanya mengatakan hal-hal yang kejam saja padaku (sama saja bodoh!). Itu suatu kemajuan besar bagiku! Hahaha (Hah kemajuan apanya? Gila nih author!)

*End Flash Back

"Anni, aku tidak akan bosan bila bersama Min Ho." ini jujur dari dalam lubuk hati ku yg paling dalam! (Halah) Min ho hanya geleng-geleng kepala dengan kelakuan ku, lalu lanjut jalan kembali.

***

Hari ini seperti biasa aku berjalan menyusuri koridor sekolah untuk menemui Min Ho. Aku membawakan bekal yang aku buat sediri untuknya. Semoga Min Ho suka.

Brukk!

Kotak bekalku terjatuh dan aku terpaku didepan pintu kelas 3.1 . Kelas Min Ho. Disana Min Ho tampak tertawa sambil memeluk seorang gadis.

"Yah! Min Ho. Jangan bermesraan terus disini. Kau mengganggu saja." komentar salah satu temannya.
"Whae? Apa yang salah denganku? Kau ini iri saja."
Min Ho dan gadis itu tertawa sedangkan temannya itu manyun.

What the hell? What hepen aya naon ini? Hoo,, aku sudah tak sanggup menyaksikan mereka lagi. Dan aku pun berlari sambil mewek-mewek.

Min Ho! Mengapa dirimu begitu padaku..??

***

Suram..

Seharian ini aku menangis dikamar. Aku benarbenar hancur. Min Ho apa salah ku? Apa salah aku mencintaimu. Padahal baru kali ini aku merasakannya dan itu padamu. Hiks rasanya benarbenar sakit pangkat dua kali sejuta. TT.TT
"Min Ji, kamu tidak makan malam?"
"Tidak Eomma lagi puasa." (malem-malem puasa?)
Tak lama aku pun tertidur karna lelah menangis.

***

Esoknya aku tidak sekolah karna demam juga mataku yang bengkak bak bola bowling, lagi pula aku malas kesekolah. Sekarang sekolah bagai neraka bagiku. Karna Min Ho? Tentu saja.
Tidak hanya sehari dua hari aku tidak masuk sekola, mm.. Mungkin hampir seminggu. aku tidak sakit yah kecuali hatiku. Aku benarbenar tidak ingin sekolah lagi, maksudku satu lingkungan dengan Min Ho. Apa aku harus pindah sekolah? (Jiah keplanet lain aja skalian) Eomma ku sudah marah-marah atas kelakuan ku, aku tetap bersikukuh mengurung diri dan tidak mau lagi pergi sekolah, Eomma menyerah juga bingung dengan apa yang telah terjadi pada ku. Aku patah hati Eommaaa!

***

Aku memutuskan untuk pindah sekolah (lebay sangat) Eomma mengurus semuanya dengan berat hati. Sekarang aku sedang jalanjalan ditaman mencari udara segar.
"Min Ji?"
Suara itu!?
"Kau Shin Min Ji bukan?"
Oh tidak. Tidak kali ini dan tidak untuk selamanya. Aku tidak mau bertemu Min Ho lagi! Apakah aku harus pindah rumah juga?
Aku membalikan badan ku sesaat untuk memastikan. Dan bingo!
"Maaf anda salah orang, saya tukang lele."
"Eh tukang lele? Min Ji! Sejak kapan kamu jadi tukang lele!? Min Ji!!"
Aku langsung ngacir menjauh darinya. Min Ho berteriak memanggil namaku. Sepertinya ia juga mengejarku.
Ku lihat lampu penyeberangan pejalan kaki berwarna kuning. Tanpa raguragu aku menerobos, semoga tidak terlambat.

Ttiiinn tiiiiinnn!!!!

"Min Ji awas!!"

Apa aku sudah mati? Tidak terasa sakit. Apa aku sudah disurga. Aku mengerutkan mata saat ada cahaya yang silau dan,, malaikat kah?
"Min Ji, kau tidak apaapa? Yah! Min Ji Sadarlah!"
Tampak wajah charming Min Ho yang panik. Min Ho menolongku pemirsa!
"Oh aku masih hidup? Kau? Min ho?"
"Iya ini aku Min Ho. Kau ini kenapa sih? Tibatiba lari begitu saja. Dan hampir saja kau mati karna kebodohan mu! ada yang sakit? Pake ngaku tukang lele lagi. Loh kenapa menangis? Hei? Ah dasar cengeng."
"Kau ini jahat sekali. Aku hampir ke lindes mobil masih saja dimarahi. Huhuhu" TT.TT
"Oh mian, aku panik dan khawatir padamu. Mianhae Min ji. Cup cup udah dong nangisnya."
Whae? Apa aku tidak salah dengar? Min Ho khawatir pada ku?

***

Aku duduk dibangku taman, bersama Min Ho. Ia menemaniku dan memastikan aku baikbaik saja.
"Aku ingin bertanya. Kenapa kau menghindari aku?" kata Min Ho membuka percakapan.
"..."
"Akhirakhir ini juga aku tidak pernah lagi melihatmu disekolah. Sebenarnya apa yang sedang terjadi padamu?"
"Annya, aku baikbaik saja."
"Apanya yang baikbaik saja dengan kau yang seperti ini? Jangan berbohong padaku!"
"Aku pindah sekolah."
"Whae!? Kenapa?"
"Karna kau." Ups! Terlanjur. Jujur aja dah.
"Ya aku menghindarimu. Aku ingin pindah sekolah juga karnamu. Kau tidak tahu betapa terlukanya aku selama ini? Aku membangun muka tembok dan mendekatimu dengan segala usahaku agar kau dapat menerimaku. Tapi kau tidak pernah peduli dan melihatku. Dan sekarang aku menyerah juga melepasmu. Itu cukup membuatmu bahagia bukan?" Whoa leganyaa. Hiks* good bye Min Ho.
Min Ho bengong mendengar ucapanku lalu tersenyum.
"Kenapa baru sekarang kau menyerah? Apa kau tidak suka lagi padaku..?"
"Aku mencintaimu sekarang pun juga masih. Tapi bagaimana nanti dengan pacarmu..?"
"Pacar? Yang mana..?"
"Yang sekelas denganmu dan kau dapat tertawa lepas karnanya. Kau tidak pernah menunjukan ekspresi itu pada siapapun."
"Hanya karna itu?"
"Bagimu itu hanya, tapi bagiku itu suatu hal besar!" lagilagi aku menangis TT.TT
"Apa kau cemburu..?"
"Tentu saja, bodoh!" Duh Min Ho ini.. ga liat apa gimana aku sekarang.
Min Ho tersenyum lagi. Hei apa dia senang membuatku menderita?
"Kau cemburu pada sepupuku..?"
"WHAT!? SEPUPU...!?"
"Ya, Choi Eun Suk sepupuku. Aku seumuran dan sekelas dengannya."
YA AMPYUUN!! Tau gini buat apa aku melakukan halhal gila dan konyol. Stupid Min Ji!!
"Sungguh?" kataku memastikan.
"Hahaha tentu saja. Aku hanya mencintai gadisku..."
"GADISKU..??"

SIAPA LAGI ITU...???????

"Itu kau Min Ji." Katanya seakan tau pikiranku.
OMMONA! Apa aku bermimpi kali ini? Plis jangan bangunkan aku ok!
"3 hari sejak kau mengungkapkan perasaanmu padaku, aku mulai mencintaimu. Maaf atas sikapku selama ini. Aku tidak tau harus bersikap bagaimana. Saat tibatiba saja kau menghilang, aku panik dan bingung. Aku.."
"Cukup! Cukup penjelasanmu itu. Aku sudah cukup bahagia sekarang. Min Ho, saranghae.."
Min Ho tersenyum kembali, memperlihatkan karismanya. Dan ia memelukku!

"Saranghaeyo Shin Min Ji..."

Aku bahagia akhirnya Min Ho menjadi pacarku. Choi Min Ho, You are the one for me. Eommaaa.. Aku ga jadi pindah!!!

The End

1 komentar:

  1. YA AMPUN VIIIII!! sumpah deh ya, aku sukaaaa!! xD
    bahasanya agak kacau tapi justru disitulah poinnya! lol
    what hepen aya naon? xDD
    rofls~
    keeereeeenn!! suka suka sukaaaa!!
    eciyeee ciyee minhooo... :p
    lagi lagi lagiii! :D

    BalasHapus